7 Ciri-Ciri Pneumonia Yang Sering Diabaikan

Ciri-Ciri Pneumonia ,- Anda sering mengalami batuk ? Yang terkadang disertai dengan demam ? Hati-hati! Bisa jadi kondisi tersebut merupakan ciri jika Anda menderita pneumonia.

Sebelum terlambat, yuk! Kenali ciri-ciri penyakit pneumonia ini lebih dalam.

Ciri-Ciri Pneumonia

7 Ciri-Ciri Pneumonia Yang Sering Diabaikan

Pneumonia merupakan salah satu penyakit yang menyeran paru dan cukup sering terjadi di Indonesia. Dimana penyakit ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus.

Virus dan bakteri penyebab pneumonia ini dapat dengan mudah menular melalui hidung atau mulut ketika penderita bersin dan kemudian menginfeksi tubuh yang lain.

Ketika virus dan bakteri pneumonia masuk ke dalam tubuh, hal ini tentu dapat menimbulkan ciri atau gejala sebagai tanda jika tubuh sedang mengalami gangguan.

Berikut 7 ciri-ciri pneumonia yang sering terjadi, namun diabaikan oleh penderitanya, antara lain :

  1. Batuk Berdahak

Ciri umum dari penyakit pneumonia yaitu batuk berdahak, dimana hal ini dipicu oleh infeksi bakteri yang menghasilkan dahak hijau atau kekuningan.

Terkadang dahak juga dapat berwarna kemerahan yang berupa bercak darah ataupun menyerupai nanah. Yang mana batuk berdarah ini sering disebabkan oleh infeksi legionella pneumonia.

  1. Demam

Anda harus berhati-hati, jika batuk yang dialami di sertai dengan demam. Suhu tubuh penderita pneumonia dapat mencapai lebih dari 37,7OC. Demam tinggi ini cenderung terjadi pada anak, tapi bukan berarti orang dewasa tidak mengalami gejala ini.

Namun, gejala demam ini juga terkadang tidak tampak pada sebagian penderita pneumonia. Bahkan penyakit serius ini dapat pula ditunjukkan dengan gejala lain yakni hipotermia.

  1. Sesak Napas

Pneumonia dapat menyebabkan peradangan pada paru-paru akibat patogen yang menyerang alveoli (kantung udara). Jika struktur fungsional paru-paru ini terserang, maka aliran oksigen menuju darah pun akan terganggu.

Penderita dapat semakin mengalami sesak napas ketika melakukan aktivitas fisil yang memerlukan tenaga. Bahkan pada kasus yang parah, penderita membutuhkan tabung oksigen dan perawatan khusus agar tetap bisa bernapas.

  1. Nyeri Dada

Semakin tinggi tingkat peradangan, semakin sering juga penderita mengalami batuk. Kondisi ini dapat menyebabkan otot-otot di sekitar dada menjadi lelah, sehingga membuat dada penderita terasa nyeri.

Penderita dapat mulai merasakan nyeri yang menusuk pada dada. Dalam beberapa kasus, penyakit pneumonia juga dapat menimbulkan serangan jantung.

  1. Detak Jantung

Selain nyeri dada, penderita pneumonia juga dapat mengalami jantung yang berdetak cepat. Biasanya ciri pneumonia ini lebih sering dialami oleh anak-anak dari pada orang dewasa.

Jantung berdetak cepat dapat terjadi karena penderita yang kesulitan bernafas, sehingga menyebabkan oksigen yang masuk ke dalam tubuh sedikit. Kondisi ini tentu akan membuat jantung bekerja lebik ekstra karena harus memompa darah ke seluruh tubuh lebih cepat.

  1. Berkeringat

Ketika tubuh berusaha untuk melawan infeksi, tidak jarang orang yang mengalami kondisi tersebut akan mengeluarkan keringat. Begitu pula dengan pneumonia, penderitanya dapat sering berkeringat dan merasakan lembap pada permukaan kulit.

Jika Anda mengalami kondisi ini, jangan diabaikan. Karena keringat berlebih juga dapat menjadi tanda dari penyakit sepsis, yang merupakan komplikasi atau kondisi serius yang dapat mengancam nyawa.

  1. Perubahan Warna Bibir dan Kuku

Ciri terakhir yang sering diabaikan oleh penderita pneumonia yaitu terjadinya perubahan pada warna bibir dan kuku. Dimana bibir dapat berubah warna menjadi pucat atau kebiruan, dan bibir dapat berubah menjadi putih pucat (leukonikia).

Kondisi ini dapat terjadi ketika sesak napas dialami penderita pneumonia, sesak napas ini dapat menyebabkan sel-sel tubuh kekurangan oksigen, sehingga mengakibatkan perubahan pada warna bibir dan kuku.

Itulah beberapa ciri-ciri pneumonia yang sering diabaikan oleh penderitanya. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera periksa ke layanan kesehatan yang Anda percayai.

Mendepatkan diagnosis yang tepat sangat penting untuk menentukan rencana pengobatan pneumonia dan mencegah penyakit semakin bertambah parah.

By post.

www.walatraberryjus.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *